Siapa Yang Masih Perduli  

Diposkan oleh eNeS

tarian panjang
tarian telanjang
tarian resah
tarian gelisah
tarian marah

dalam malam yang tercampakkan
bulan pun sembunyi di balik awan
sementara angin hanya bisa berbisik
pada daunan kering yang terkulai


siapakah yang perduli pada nasib
ketika setiap gerak adalah kesia-sian?
lihat saja
segala mulut hanyalah kebisuan
segala mata hanyalah kebutaan
segala telinga hanyalah ketulian
segala tangan hanyalah kelumpuhan
segala kaki hanyalah kepercumahan
segala gala hanyalah kebusukan
lalu siapa yang masih perduli?

Cikembar, 28/09/2002

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Diterbitkan Rabu, November 11, 2009 dengan ketegori . Silahkan meninggalkan komentar dengan cara meng-klik Poskan Komentar dan melihat semuanya melalui Langgan: Poskan Komentar (Atom) .

    5 komentar

    salam..
    tahun-tahun belakangan ini,
    ramai yang memilih membutakan mata hati.

    Ya, tidak ada yang perduli..
    kecuali hati sendiri :)

    kini,
    sulit mencari yg saling perduli.
    sulit bersikap tulus...
    begitu banyak mata hati yg terkunci...

    keren kang

    selama matahari masih setia, selama itu pula masih banyak kepedulian tersimpan di balik awan. mungkin hanya belum kau temukan saja ...

    Salam Sastra

    Kumpulan Puisi Acep Zamzam Noor, Artikel Budaya, Artikel Sastra, Artikel Sosial, Artikel Seni, Lukisan Acep Zamzam Noor dapat di update pada Blog http://acepzamzamnoor.blogspot.com

    Selamat Berapresiasi