top down

Kau

Ditulis oleh Kang eNeS ~ Label:

kau
kau juga di biru langit
berarak membawa awan mendung
lalu menitipkan hujan pada
pelupuk bunga yang hampir layu

kau
kau juga di desir angin
beriring membawa dingin
lalu menitipkan duka pada
daunan kering yang hampir jatuh

kau
kau juga di gelap malam
merambat membawa sepi
lalu menitipkan luka pada
batuan hitam yang menjadi nisanku

kau
juga kau yang menjarum jam pada detak nadiku

Cikembar, 15/08/2007

Lihat Puisi Kang eNeS lainnya

7 komentar

Bahauddin Amyasi mengatakan...  
4 November 2009 02.25

Da Kau...
Yang membisikkanku sejuta keheningan
Lalu menaburiku dengan geletar kata yang paling purna....

setiakasih mengatakan...  
4 November 2009 06.06

kau
adalah camar putih persis
melayah cemerlang di dada langit
lalu singgah turun ke tasik rindu ingin berteman

kau
adalah rumpun bambu yang gemalai
mencoba pamer bahagia
lewat senandung desir angin membelai manja

kau
adalah helaan nafas
menghidupkan ragaku yang longlai
tanpa sentuhan kasihmu

Rin mengatakan...  
4 November 2009 10.38

Juga Kau
Yang menilisik ruang kosong
mengganti hampa menjadi cinta

SeNjA mengatakan...  
4 November 2009 10.53

kau,...

yang menjelma menjadi butiran cahaya
ketika gelap meraja.

kau,...

slalu menjadikanku senja yang setia menanti langitmu yg pekat.

Kau,...

sesungguhnya hanya kau !

oema mengatakan...  
4 November 2009 17.36

Wah..puisi berantai nih...

Dan bagi kau,
kucukupkan semua keindahan
yang tergores pada langit kenangan...

albertus goentoer tjahjadi mengatakan...  
4 November 2009 18.37

kau
adalah sahabat
tempat di mana aku rutin berjabat
sambil bercerita tentang hari
yang terus melangkah pergi...

Chan mengatakan...  
4 November 2009 21.07

kau
kau bukan aku
yang selalu menunggu rahasia waktu
mengenang di usia senjaku

http://langitmenghitam.blogspot.com/
http://www.amierchan.co.cc/

Posting Komentar

Link aktif dalam komentar secara otomatis akan dihapus/disembunyikan.
Terima kasih atas semua tanggapan sobat-sobat semua.....

SC Community