top down

Sajak Sunyi

Ditulis oleh Kang eNeS ~ Label:

Sunyi I

sunyiku: malam-malam tanpa cahaya
sunyiku: derit lelah pelepah kelapa
sunyiku: angin darat mengantar nelayan
semakin jauh semakin hening
meninggalkan debur ombak yang perawan

lihat, malam-malamku tertikam gelap
darahnya terciprat di dasar sandal
lalu menempel di jaket kumal

Cikembar, 19/07/2007


Sunyi II

sunyiku: rindu laut
yang resah pada badai
andai ada bunga di bungkah karangku
maka ombak tak bisa lagi mengikis pantai
duhai angin, tak bisakah kaudengar
nadiku yang golak membiru?

Cikembar, 21/07/2007

Lihat Puisi Kang eNeS lainnya

7 komentar

ijal mengatakan...  
31 Oktober 2009 08.17

great poem!

Elsa mengatakan...  
31 Oktober 2009 09.40

speechless.....
aku selalu kagun pada mereka yang mampu merangkai kata jadi sebuah puisi.
aku gak bisa soalnya. sama sekali. hehehee

pelangi anak mengatakan...  
31 Oktober 2009 11.59

Dalam sunyi ada sajak yang terucap dari hati, tersimpan dan terkenang dalam memori.

setiakasih mengatakan...  
31 Oktober 2009 13.35

sunyi
dan kepada laut jiwaku serah
deburan ombaknya irama resahku
bayu menyapa lembut lewat sore
dan terkadang taufan menggila
buat aku lantang menjerit
sekuat kudrat

laut...
ambillah aku
tenggelamkan aku ke dadamu
aku terlalu rindu kamu

laut
aku sunyi
peluklah daku dengan gulungan ombak perkasamu

laut
rawatlah jiwaku yang tenat
membutuhkan kamu

Ateh75 mengatakan...  
31 Oktober 2009 20.13

Malam ini sunyi mengusik
dan sajak rindupun mengalir indah...

nice poem kang...

achmad edi goenawan mengatakan...  
1 November 2009 21.14

Malam ini bener bener sunyi
jam segini udah pada tidur
dikesunyian ini
terhibur blog-blog sahabat
dengan tulisan-tulisannya
terangkai penuh makna

Zucqie Lana mengatakan...  
23 Agustus 2011 14.42

sunyi...senyap..pengap..dan tiada bisa ku dekap...entahlah...sbatas desah aku gelisah..

Poskan Komentar

Link aktif dalam komentar secara otomatis akan dihapus/disembunyikan.
Terima kasih atas semua tanggapan sobat-sobat semua.....

SC Community